Batu Kecubung Berdaya Pengasihan Tingkat Tinggi

Batu Kecubung AsihanBukan rahasia lagi jikalau batu kecubung memang mengandung energi pengasihan khusus. Dibanding dengan sarana pengasihan lainnya, batu kecubung pun memiliki kandungan energi pengasihan tingkat tinggi. Sehingga ia mampu memunculkan daya aura pengasihan bagi pemilik atau penggunanya.

Dalam ranah masyarakat Indonesia dikenal dengan istilah pelet atau pengasihan. Lantas, apakah hukum dari memelet orang lain agar ia suka kepada kita? Haramkah? Diperbolehkankah? Atau bagaimana?

Sejatinya, Tuhan Maha pembolak-balik hati. Bukan hal yang tak mungkin jikalau saat ini ada orang yang membenci kita atau tak suka dengan kita, tapi di lain waktu ia berubah menjadi suka kepada kita. Itu semua berkat dari kekuasaan Tuhan sang pembolak-balik hati.

Begitu juga dalam istilah pelet atau pengasihan. Sebenarnya, pelet atau pengasihan tidak bisa dikatakan haram secara mutlak. Apabila memang Tuhan berkehendak, maka hal itu pun terjadi. Memang semua itu sudah ketentuan dari-Nya. Namun, berbeda ketika orang yang dipelet tak ada respons dan tak ada reaksi. Hal itu berarti Tuhan pun tidak berkehendak.

Pelet atau pengasihan sebenarnya hanya sebuah ikhtiar batin untuk bisa mendapatkan hati sang pujaan hati atau dengan tujuan lain yang sifatnya adalah baik, bukan jahat atau merugikan. Pastinya, pemilik atau pengguna sarana pengasihan pun tetap harus berhati-hati dalam menggunakan sarana pengasihan tersebut. Jangan sampai terkena dampak negatif akibat tujuan negatif pula.

Intinya, gunakan sebuah amalan atau sarana untuk memberikan keuntungan bagi diri sendiri serta orang lain. Bukan untuk berniat balas dendam atau tujuan negatif lainnya. Karena hukum alam tetap berlaku. Jikalau dipakai untuk kemaslahatan, maka kebaikan akan menyertai. Untuk itu, gunakanlah batu kecubung sebagai sarana pengasihan ini sebijak mungkin.

424 total views, 1 views today